Oleh: lutfifauzan | November 10, 2009

Komunikasi Positif
Makalah
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Ketrampilan Dasar Komunikasi
Yang dibina oleh Drs.Lutfi Fauzan, M.Pd

Oleh
Kelompok 7:

1. Erlis Septiana P (208111411597)
2. Fathur Rohman (208111415678)
3. Silvia Dian A (208111415656)
4. Yudan Ari P (208111415658)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
JURUSAN BIMBINGAN KONSELING DAN PSIKOLOGI
PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING
Oktober 2009

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan pada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat serta hidayat sehingga makalah dengan judul “ Komunikasi Positif “ ini dengan baik. Shalawat serta salam tidak lupa kami limpahkan pada Nabi Besar Muhammad SAW yang kita nanti-nantikan safaatnya di padang Masyar.
Makalah ini penulis susun sedemikian rupa diharapkan mampu memberikan sumbangan terhadap ilmu pengetahuan serta dapat dijadikan sumber rujukan. Dalam penyusunan makalah ini ada beberapa pihak yang membantu baik secara langsung maupun tidak langsung.Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada:
1. Bapak Lutfi Fauzan, selaku dosen matakuliah ketrampilan komunikasi yang telah memberikan bimbingan dalam pembuatan makalah ini,
2. Orang tua kami yang telah memberikan semangat,
3. Teman-teman dan seluruh pihak yang ikut membantu dalam terselesaikanya makalah ini.

Kami berusaha agar makalah ini dapat terselesaikan dengan baik, sehingga dapat bermanfaat bagi semua pihak .Kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan ,untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan untuk kesempurnaan makalah ini.

Malang, 20 Oktober 2009

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
A Latar Belakang
Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi, artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi sosial dengan sesamanya. Di dalam komunikasi, komunikator harus melihat komunikan sebagai objek komunikasi yang mana berguna menumbuhkan adanya komunikasi yang positif diantara keduanya.

B Rumusan Masalah
a. Apa yang dimaksud dengan komunikasi?
b. Apa yang dimksud dengan komunikasi positif?
c. Dimana ruang lingkup komunikasi?
d. Bagaimana proses komunikasi positif?
e. Apa dampak komunikasi positif?
f. Apa Implikasi komunikasi positif?
g. Apa manfaat komunikasi positif?

C Tujuan
a. Untuk mengetahui pengertian komunikasi
b. Untuk mengetahui pengertian komunikasi positif
c. Untuk mengetahui ruang lingkup komunikasi
d. Untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi positif
e. Untuk mengetahui dampak komunikasi positif
f. Untuk mengetahui implikasi komunikasi positif
g. Untuk mengetahui manfaat komunikasi positif

BAB II
PEBAHASAN

A Pengertian Komunikasi
Evertt M. Rogers mendefinisikan komunikasi sebagai proses yang di dalamnya terdapat suatu gagasan yang dikirimkan dari sumber kepada penerima dengan tujuan untuk merubah perilakunya.
Theodore Herbert mengatakan bahwa komunikasi merupakan proses yang di dalamnya menunjukkan arti pengetahuan dipindahkan dari seseorang kepada orang lain, biasanya dengan maksud mencapai beberapa tujuan khusus.
Wilbur Schramm memiliki pengertian yang sedikit lebih detil. Menurutnya, komunikasi merupakan tindakan melaksanakan kontak antara pengirim dan penerima, dengan bantuan pesan; pengirim dan penerima memiliki beberapa pengalaman bersama yang memberi arti pada pesan dan simbol yang dikirim oleh pengirim, dan diterima serta ditafsirkan oleh penerima.(Suranto : 2005). George A. Miller (1951). “ Communication means that information is passed from one place to another”. Claude Shannon and Warren Weaver (1963). Communication is the transmission of information, ideas, emotions, skill, etc. by the use of symbols-words, pictures, figures, graphs, etc. sedangkan menurut Bernard Barelson and Gary Steiner (1964). In the main, communication has as its central interest those behavioral situations in which a source transmits a message to a receiver(s) with conscious intent to affect the latter’s behaviour.

B Pengertian Komunikasi Positif
Komunikasi positif yaitu dimana terjadi suatu komunikasi dengan intensi adanya pencapaian pengertian yang sama antara kedua belah pihak terhadap pesan yang disampaikan dengan tetap melakukan respect dalam prosesnya. Kalau tidak ada komponen dari yang di atas, maka larinya komunikasi tersebut adalah negatif, artinya, tidak ada komunikasi dan perolehan yang ditimbulkannya berdampak pada kebosanan, adanya asumsi/ image yang kurang baik, dan mungkin perpecahan.
Kalau ada komunikasi positif semuanya dapat dilakukan,. malah berbuah sinergi.
Selain itu komunikasi positif juga dapat dikatakan sebagai komunikasi yang empatik dimana bukan mengandung bahwa semua harus seragam tetapi komunikasi ini dilakukan karena komponen sender dan receiver pernah memiliki kesamaan experience ( Frame of reference ) atau setidaknya similar terhadap pesan yang disampaikan sehingga antara kedua komponen tersebut akan lebih saling menghargai satu sama lain. Kalau sudah terjadi menghargai satu sama lain, jarang terjadi intensi yang berlawanan. Maka Komunikasi yang empatik biasanya akan mengarah kepada komunikasi yang positif.
C Ruang Lingkup Komunikasi
Dimanapun kita berada, di rumah, di kantor, di sekolah, di tempat umum, atau dimanapun kita, tidak dapat terlepas dari simbul-simbul baik verbal maupun visual. Bahkan dalam satu penelitian dikatakan bahwa 70 % waktu bangun kita digunakan untuk berkomunikasi (Rakhmat, 1993). Dengan demikian disadari atau tidak disadari komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan, karena ia merupakan salah satu aktifitas yang setiap manusia melakukannya tapi sangat sedikit yang memahaminya dengan baik (Fiske, 1990).

D Proses Komunikasi Positif
Dilihat dari prosesnya, komunikasi dibedakan atas komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal. Komunikasi verbal adalah komunikasi dengan menggunakan bahasa, baik bahasa tulis maupun bahasa lisan. Sedangkan komunikasi nonoverbal adalah komunikasi yang menggunakan isyarat, gerak gerik, gambar, lambing, mimik muka, dan sejenisnya.
Ketercapaian tujuan merupakan keberhasilan komunikasi. Keberhasilan komunikasi tergantung pada faktor-faktor sebagai berikut :
a. Komunikator (Pengirim Pesan)
Komunikator merupakan sumber dan pengirim pesan. Kredibilitas komunikator yang membuat komunikan percaya terhadap isi pesan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan komunikasi.
b. Pesan yang disampaikan
Pesan harus memiliki daya tarik tersendiri, sesuai dengan kebutuhan penerima pesan, adanya kesamaan pengalaman tentang pesan, dan ada peran pesan dalam memenuhi kebutuhan penerima.
c. Komunikan (Penerima Pesan)
Agar komunikasi berjalan lancar, komunikan harus mampu menafsirkan pesan, sadar bahwa pesan sesuai dengan kebutuhannya, dan harus ada perhatian terhadap pesan yang diterima.
d. Konteks
Komunikasi berlangsung dalam setting atau lingkungan tertentu. Lingkungan yang kondusif sangat mendukung keberhasilan komunikasi.
e. Sistem Penyampaian
Sistem penyampaian berkaitan dengan metode dan media. Metode dan media yang digunakan dalam proses komunikasi harus disesuaikan dengan kondisi atau karakterisitik penerima pesan. (IGAK Wardani : 2005)

E Dampak Komunikasi Positif
1) Adanya timbale balik antara komunikan dan komunikator
2) Terjadi proses transformasi data
3) Terjadinya komunikasi yang efektif
F Implikasi Komunikasi Positif
Dalam pembelajaran sangat diperlukan adanya komunikasi positif misalnya saat guru memberikan materi kepada peserta didik ataupun pada konselor yang sedang melakukan konseling terhadap konselinya. Karena pada dasarnya pembelajaran merupakan suatu proses komunikasi yaitu proses pengiriman informasi dari satu pihak kepada pihak lain untuk tujuan tertentu.
Kualitas pembelajaran dipengaruhi oleh efektif tidaknya komunikasi yang terjadi di dalamnya. Komunikasi positif dalam pembelajaran merupakan proses transformasi pesan berupa ilmu pengetahuan dan teknologi dari pendidik kepada peserta didik, dimana peserta didik mampu memahami maksud pesan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan, sehingga menambah wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menimbulkan perubahan tingkah laku menjadi lebih baik.

G Manfaat Komunikasi Positif
1) Bisa meningkatkan solidaritas
2) Menambah teman
3) Tidak menimbulkan kesalahpahaman/ ambigu
4) Menarik perhatian komunikan
5) Memudahkan dalam pembelajaran ataupun di lingkup kerja

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi, artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi sosial dengan sesamanya. Akan tetapi perlu adanya komunikasi positif untuk memudahkah mereka dalam mencapai interaksi yang dapat diterima oleh seluruh komponen masyarakat.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: